Darah tinggi pada ibu hamil

darah tinggi pada ibu hamil merupakan salah satu hal yang dapat membahayakan pada proses kehamilan bukan saja proses kehamilanya melain kan juga membahayakan ibu hamil sendiri ,Darah tinggi terjadi karena tekanan darah yang di pompa kan jantung di pembuluh darah meningkat secara pesat,yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan pada dinding arteri di pembuluh darah,darah tingii pada ibu hamil umum nya banyak terjadi pada usia ibu hamil di bawah 20 tahun ataupun di atas 40 tahun ,ataupun d3engan ibu hamil yang memiliki bayi kembar atau terjadi apda ibu hami dengan kehamilan pertama .

Apa efek tekanan darah pada kehamilan??
Meskipun banyak wanita hamil dengan darah tinggi yang tetap melahirkan  bayi sehat namun tetap saja darah tinggi memiliki bahaya yang sangat serius yang terus mengintai penderita darah tinggi ,bahaya nya pun beragam baik bahaya yang ringan hingga yang sangat berat selalu mengintai penderita darah tinggi.Darah tinggi dan ibu hamil
Tekanan darah tinggi pada ibu hamil bukan saja dapat berbahay pada kehamilan melain juga dapat menyebabkan komplikasi lain seperti penyakit ginjal ,jantung dan organ lainnya ,serta selain itu juga dapat menyebabkan kelahiran bayi dengan berat rendah serta kelahiran prematur.
Dalam kasus yang sangat yang lebih serius ibu hamil penderita darah tinggi dapat mengembangkan preeklamasia atau toxemia kehamilan yang sangat berbahaya pada sang ibu hamil serta sang janin  yang dii kandunganya .
Apa Preeklamasia itu??
Preeklamsia adalah suatu kondisi yang biasanya dimulai setelah minggu ke-20 kehamilan dan berhubungan dengan peningkatan tekanan darah dan protein dalam urin ibu (sebagai akibat dari masalah ginjal). Preeklamsia mempengaruhi plasenta, dan dapat mempengaruhi ginjal, hati, dan otak. Ketika preeklamsia menyebabkan kejang, kondisi ini dikenal sebagai eklampsia – penyebab utama kedua kematian ibu di AS Preeklamsia juga merupakan penyebab utama komplikasi janin, yang meliputi berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, dan bayi lahir mati.

Cara menurunkan darah tinggi pada ibu hamil

menurunkan darah tinggi dengan pola makan
Cara menurun kan darah tinggi yang pertama yang perlu anda lakukan adalah dengan mengatur pola makan anda dengan cara mengurangu kadar garam di dalam setiap masakan yang anda konsumsi  lalu tambah kan lah asupan potasium dengan cara anda mengkonsumsi kacang-kacangan,aprikot dan pisang selain itu juga anda perbanyak konsumsi makanan yang memiliki zat omega 3,kalsium,dam magnesium yang bisa anda dapat dengan mengkonsumsi makanan serta minuman seperti susu,makanan laut,semangka,mentimun,bawang putih dan juga bayam yang sangat membantu menurunkan tekanan darah tinggi,dengan menjaga pola makan anda secara otomatis juga anda dapat menjaga berat badan anda terjaga dan anda pun dapat menurun kan resiko tekanan darah tinggi.
Menurunkan darah tinggi dengan management stress
Stress merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan darah tinggi anda menjadi meningkat untuk itu perlu dilakukan mangement stress agar stress dapat di hindari sehingga resiko penyakit darah tinggi dapat dfi kurangi ,cara dengan selalu membiasakan pikiran serta mental anda dalam keadaan positif karena dengan keadaan yang positif pula stress dapat berkurang sehingga tekanan darah tinggi dapat menurun dengan efektif.
Menurun kan darah tinggi dengan olahraga
selain dengan menjaga pola makan serta manegement stress yang andal anda juag harus melengkapi kedua cara tersebut dengan berolah raga karena selain menjaga bobot anda dan keburgaran anda olah raga pun dapat menjadi saran refresing bagi emosi yang kadang tak menentu saat hamil.

Cara menurun kan darah tinggi di atas dapat di terapkan pada ibu hamil terutama yang memiliki resiko yang lebih tinggi akan penyakit ini agar kehamilan nya selamat serta sehat sampai waktu melahirkan tiba.

Posted By:Obat penurun darah tinggi

rifaldiridwan